Macam Macam Penyakit Jantung Penyakit jantung koroner (PJK) berlangsung saat pembuluh darah arteri yang menyalurkan darah ke jantung mengeras dan alami persempitan. Keadaan ini dipacu oleh penimbunan cholesterol dan pembekuan darah dalam arteri (aterosklerosis).

Persempitan arteri ini mengakibatkan saluran darah dan oksigen ke jantung jadi menyusut, mengakibatkan organ itu tidak bisa berperan normal. Macam Macam Penyakit Jantung

Tanda-tanda yang tampil dari penyakit ini diantaranya ngilu dada, napas sesak, keringat dingin, dada berdebar-debar, dan mual. Ngilu dada karena PJK dapat dirasa menyebar sampai ke leher, rahang, kerongkongan, punggung, dan lengan. Bila didiamkan tanpa pengatasan, keadaan ini dapat memunculkan kompleksitas berbentuk penyakit serangan jantung.

Tanda-tanda yang tampil umumnya berbentuk ngilu dada, napas sesak, dan keringat dingin. Bila tidak selekasnya diatasi, penyakit serangan jantung dapat mengakibatkan kerusakan tetap pada organ itu. Jika kerusakan semakin meluas, pasien penyakit serangan jantung bisa alami henti jantung tiba-tiba.
3. Aritmia
Aritmia ialah masalah pada irama jantung. Irama jantung pada pasien aritmia dapat begitu cepat, begitu lamban, atau mungkin tidak teratur. Aritmia berlangsung saat rangsangan listrik yang mengendalikan detak jantung terusik, hingga jantung tidak bekerja secara baik.
Masalah itu dapat disebabkan karena penyakit jantung koroner, penyakit serangan jantung, kardiomiopati, dan masalah elektrolit, seperti kelebihan kalium pada darah (hiperkalemia) atau kekurangan kalium (hipokalemia).
Penyakit ini bisa tidak memperlihatkan tanda-tanda. Namun, beberapa pasien dengan penyakit jantung ini bisa alami keluh kesah cepat capek, pusing, ngilu dada, dada berdebar-debar, dan terasanya pengin tidak sadarkan diri.
4. Kardiomiopati
Kardiomiopati adalah masalah pada otot jantung. Keadaan ini mengakibatkan abnormalitas pada wujud dan kemampuan otot jantung (misalkan otot jantung jadi lebih besar dan kaku), hingga tidak bisa memompa darah ke semua badan secara baik.
Penyakit ini dapat disebabkan karena abnormalitas genetik atau factor turunan, hingga penderitanya tercipta dengan keadaan ini. Selain abnormalitas genetik, kardiomiopati bisa juga berlangsung karena penyakit jantung koroner, tidak berhasil jantung, hipertensi, atau penuaan.