Kopi Boleh Diminum Minuman kopi, khususnya yang tidak memiliki kandungan gula, susu, atau tambahan yang lain, dapat memberi faedah untuk kesehatan. Tetapi, hal tersebut cuman berlaku untuk orang dewasa, bukan untuk bayi dan beberapa anak.

Kerja badan bayi dan beberapa anak berbeda sama orang dewasa. Badan mereka memakan waktu semakin lama untuk meresap cafein. Ke orang dewasa, cafein diserap dalam kurun waktu 3-7 jam. Tetapi pada bayi, diperlukan waktu seputar 65-130 jam untuk mengolah cafein. Ini Kopi Boleh Diminum disebabkan karena organ hati dan ginjalnya belum bekerja dengan prima.

Disamping itu, kopi bukan opsi minuman yang disarankan untuk beberapa anak, ditambah bayi yang berumur di bawah enam bulan. Sebab pada umur ini, salah satu konsumsi yang bisa diberi ialah ASI. Memberi kopi dan minuman mengandung kafein, kecuali tidak berguna, malah dapat mencelakakannya.
Berikut efek-efek kopi dan minuman mengandung kafein pada bayi dan beberapa anak:
1. Insomnia
Cafein yang terdapat dalam kopi dapat membuat Sang Kecil terbangun serta lebih susah tidur, karena cafein sanggup menghalangi performa bahan kimia di otak yang bertanggungjawab untuk tidur. Disamping itu, cafein akan tingkatkan produksi hormon adrenalin yang dapat mengakibatkan Sang Kecil lebih resah dan rewel.
2. Kenaikan renyut jantung
Kopi dapat membuat orang yang meminum lebih “melek” dan dinamis. Tetapi saat anak dan bayi diberi kopi, cafein dapat mengakibatkan mereka alami kenaikan frekwensi renyut jantung, bahkan juga masalah irama jantung.
3. Masalah peresapan kalsium
Bayi dan beberapa anak memerlukan makanan sehat yang mengandung nutrisi imbang, sebab mereka mengalami perkembangan dan perubahan yang paling cepat.
Salah satunya zat nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh maksimal ialah kalsium. Konsumsi kopi dan minuman mengandung kafein bukan hanya minim gizi untuk anak, tapi bisa juga menghalangi peresapan kalsium pada badannya.