Ketahui Fakta Makan Salah satu perihal yang kerap jadi larangan untuk ibu hamil ialah konsumsi kepiting. Bila Bumil senang makan kepiting, ini kemungkinan sedikit mengesalkan. Tetapi, apa benar makan kepiting waktu hamil itu dilarang? Untuk menjawab, baca keterangan ini.

Gizi pada Kepiting yang Berperanan pada Kehamilan
Kepiting adalah salah satunya tipe seafood yang kaya dengan nutrisi. Beberapa macam gizi yang terdapat dalam kepiting diantaranya: Ketahui Fakta Makan

1. Protein
Dalam 100 g daging kepiting, terdapat seputar 23 gr protein. Sepanjang hamil, Bumil memerlukan seputar 70-75 gr protein sehari-harinya. Karena itu, konsumsi kepiting menjadi opsi yang bagus untuk penuhi keperluan protein ibu hamil.

Pada janin, protein berperanan dalam membuat organ dan kumpulan sel tubuh janin. Sesaat pada ibu hamil, protein berguna menyiapkan badan untuk melahirkan bayi, memperkuat ketahanan badan, dan hasilkan ASI.
Saat konsumsi protein tidak tercukupi, berat tubuh ibu dan bayi dapat susah makin bertambah, otot-otot berasa lemas, dan gampang terserang infeksi sebab kurang kuatnya ketahanan badan.
2. Omega-3
Kepiting diperkaya dengan omega-3. Gizi ini berperanan dalam mengendalikan tekanan darah, pembekuan darah, memperkuat ketahanan badan ibu, dan menolong pembangunan dan perubahan otak janin.
Ibu hamil memerlukan seputar 1 – 1,5 gr omega-3 sehari-harinya. Dalam satu ekor kepiting, terdapat seputar 0,3 – 0,4 gr omega-3. Itu penyebabnya, konsumsi kepiting menjadi opsi yang bagus untuk penuhi keperluan omega-3.
Namun, Bumil perlu penuhi omega-3 dari makanan lain atau suplemen, sebab memperoleh konsumsi omega-3 seutuhnya dari kepiting beresiko tingkatkan kandungan cholesterol pada darah.
3. Vitamin A
Ibu hamil memerlukan seputar 800 mikrogram vitamin A sehari-harinya. Konsumsi vitamin A untuk ibu hamil ini dapat dipenuhi oleh konsumsi kepiting sebab pada satu ekor kepiting terdapat seputar 50 mikrogram vitamin A.
Pada ibu hamil, vitamin A menolong pembaruan jaringan organ yang hancur. Sedang untuk janin, vitamin A mempunyai peranan yang serupa seperti protein, yakni menolong perubahan organ badannya, terhitung jantung, paru-paru, ginjal, mata, kulit, sampai otak. Kekurangan gizi ini bisa membuat pandangan bayi sesudah dilahirkan jadi jelek dan ketahanan badannya kurang kuat.