Seputar ISPA pada ISPA dapat tampil secara mendadak dan bisa dirasakan oleh siapa, khususnya beberapa anak dan lanjut usia. Sedang ke orang dewasa, ISPA seringkali berlangsung ke orang perokok atau terkena asap rokok dan pencemaran.

ISPA pada bisa memvisualisasikan beberapa penyakit infeksi pada aliran pernafasan anak, seperti flu, radang kerongkongan (faringitis), sinusitis, epiglotitis, atau radang pita suara. Seputar ISPA pada

Pemicu dan Tanda-tanda ISPA pada Anak yang Perlu Dicurigai
Pemicu khusus ISPA ialah infeksi virus, seperti rhinovirus, adenovirus, virus coxsackie, parainfluenza, dan RSV (respitatory syncytial virus). Tetapi pada kasus tertentu, ISPA pada anak bisa juga disebabkan karena infeksi bakteri.

Bakteri serta virus pemicu ISPA bisa menebar dan menyebar dengan cara-cara, misalkan waktu anak mengisap percikan bersin dari seorang yang terkena ISPA. Penebaran dapat berlangsung waktu anak menggenggam benda yang sudah tercemar virus atau kuman pemicu ISPA dan secara tidak sadar sentuh hidung atau mulutnya sendiri.
ISPA pada anak akan lebih baik sendirinya. Namun, keadaan ini kerap kali membuat anak rewel dan sulit istirahat, hingga proses pemulihannya dapat terusik.
Untuk menolong proses pemulihan dan membuat anak bisa istirahat dengan semakin nyaman waktu terserang ISPA, ada langkah-langkah perawatan yang dapat dilaksanakan di dalam rumah, diantaranya:
1. Beri anak cukup minum dan makan
Waktu terserang ISPA, anak bisa menjadi kurang ingin minum dan makan. Ini dapat mengakibatkannya alami dehidrasi.
Karena itu, coba untuk memberi anak cukup air putih untuk menghindarinya alami dehidrasi. Air putih dapat menolong mencairkan dahak, hingga aliran pernafasannya berasa lebih lega.
Bila anak tidak ingin minum air putih, coba beri alternatif lain, seperti air lemon dan teh hangat yang digabung madu. Tetapi ingat, madu jangan diberi pada anak berumur di bawah satu tahun sebab beresiko mengakibatkan keracunan botulisme.