Kenali Penyebab dan Gejala Stres pada remaja lebih susah untuk teridentifikasi, sebab remaja memang kerap alami perombakan mood. Karena itu, orangtua, keluarga, dan guru harus lebih sensitif pada perombakan sikap remaja.

Bila perombakan mood atau sikap remaja nampak berjalan lama dan sampai mengusik rutinitasnya, seharusnya remaja itu selekasnya dibawa untuk konsultasi dengan psikiater atau psikolog. Kenali Penyebab dan Gejala

Beberapa pertanyaan yang umumnya akan disodorkan oleh psikiater dan psikolog untuk mengenali apa seorang alami stres ialah:

Langkah pertama yang dapat dilaksanakan orangtua untuk menolong anak remaja menangani stres dengan pelajari segala hal yang terkait dengan stres, misalkan bagaimana harus menanggapinya dan bagaimana tehnik berbicara dengan pasien stres.
Dengan mengenali info mengenai stres, orangtua jadi dapat lebih pahami apa yang sesungguhnya dirasakan dan dirasa oleh anak mereka.
2. Dengar narasi anak
Jadi pendengar yang bagus adalah salah satunya cara simpel yang penting dilaksanakan oleh orangtua. Saat akan dengarkan keluhan dan narasi anak, pilih tempat atau situasi yang nyaman.
Orangtua bisa juga memancing anak dengan bertanya beberapa hal simpel, misalnya: Bagaimana harimu? Apa yang lagi kamu alami? Bagaimana teman-temanmu? Tanya dengan perlahan-lahan dan tidak boleh berkesan menginvestigasi.
Olahraga dapat menolong membenahi situasi hati. Karena itu, untuk menolong remaja memudahkan tanda-tanda stres, bawalah ia olahraga secara teratur. Sedapat mungkin, imbangi dengan pola hidup sehat yang lain, seperti konsumsi makanan bergizi dan beristirahat cukup.
Untuk menolong menangani stres pada remaja, orangtua perlu memberi ketentuan dan batas waktu pemakaian handphone. Bawalah anak untuk seringkali lakukan aktivitas yang positif dan berkawan dengan lingkungan yang bagus.
Tanda-tanda stres pada remaja kerap kali tersembunyi dan tidak berhasil untuk teridentifikasi. Walau sebenarnya, keadaan ini tidak dapat dipandang remeh dan pengatasannya juga tidak dapat dilaksanakan dalam sekejap. Karena itu, orang dewasa sebagai orangtua atau guru perlu lebih cermat dalam mengenal perombakan mood dan sikap pada beberapa anak remaja.